KENDARI — Profesionalisme dan kompetensi menjadi perhatian utama Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulawesi Tenggara KBP Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Argowiyono saat memimpin Apel Fungsi Ditlantas Polda Sultra di halaman Kantor Sat PJR Ditlantas Polda Sultra, Rabu (2/9/2026) pagi.
Apel yang dimulai pukul 06.00 WITA tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel Ditlantas Polda Sultra. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78.
Dalam apel tersebut, Kasubdit Kamsel menyampaikan apresiasi kepada pimpinan yang memberikan kesempatan kepada personel Polwan menjadi pelaksana apel. Momentum tersebut dinilai sebagai ruang untuk mengingatkan seluruh Polwan agar terus menjaga profesionalisme sekaligus meningkatkan kualitas dalam menjalankan tugas.
Kasubdit Kamsel menegaskan, Polwan memiliki tanggung jawab yang sama dengan personel lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sikap, perilaku, kedisiplinan, dan integritas harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas.
Terlebih saat menjalankan pengaturan lalu lintas pada pagi dan sore hari, personel diminta tetap menjaga etika serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran maupun merusak citra kepolisian.
Sementara itu, Dirlantas Polda Sultra meminta seluruh personel Polwan untuk mengedepankan profesionalisme, menjaga penampilan, serta memberikan pelayanan dengan pendekatan yang humanis.
“Polwan harus mampu menjaga sikap dan perilaku serta tetap memperhatikan penampilan yang baik dan humanis dalam melayani masyarakat,” kata Argowiyono.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa, teknologi, dan hukum. Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi modal penting bagi personel lalu lintas dalam menghadapi tuntutan pelayanan masyarakat yang terus berkembang.
Penguasaan bahasa diperlukan untuk membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Sementara kemampuan mengikuti perkembangan teknologi menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas. Adapun pemahaman hukum menjadi dasar bagi personel agar setiap tindakan di lapangan tetap berada dalam koridor aturan.
Dalam arahannya, Dirlantas turut menyoroti kondisi personel Polwan yang membutuhkan penyesuaian tugas, termasuk saat sedang hamil maupun mengalami kondisi tertentu yang membatasi aktivitas lapangan.
Personel dalam kondisi tersebut diminta terbuka melakukan komunikasi dengan senior maupun pimpinan. Penyesuaian penugasan dapat dilakukan agar personel tetap mampu berkontribusi secara optimal sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing.
Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Dirlantas mendorong seluruh Polwan Ditlantas Polda Sultra aktif mengikuti sertifikasi, pelatihan, maupun pendidikan kejuruan.
Peningkatan kompetensi tersebut mencakup sejumlah bidang, mulai dari Registrasi dan Identifikasi (Regident), Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), hingga Penegakan Hukum (Gakkum).
“Semua harus merata dan mampu menjadi Polwan lalu lintas yang hebat,” tegasnya.
Apel fungsi tersebut menjadi salah satu upaya Ditlantas Polda Sultra memperkuat kapasitas personel Polwan agar semakin profesional, kompeten, disiplin, dan humanis dalam menjalankan tugas.
Dengan kualitas sumber daya manusia yang semakin baik, Polwan lalu lintas diharapkan mampu memberikan pelayanan yang responsif sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.
(AAA)