KENDARI – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menyosialisasikan tagline Kapolda Sultra “JAGA BUMI ANOA” kepada personel sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Tagline tersebut memuat lima nilai utama, yaitu Jaga Masyarakatnya, Jaga Wilayahnya, Jaga Lingkungannya, Jaga Persatuannya, dan Jaga Kepercayaannya. Kelima nilai itu diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas.
Dalam penerapannya, Jaga Masyarakatnya diarahkan pada upaya meningkatkan perlindungan dan keselamatan pengguna jalan. Personel lalu lintas dituntut mencegah kecelakaan, memberikan pelayanan secara humanis, serta membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan di jalan.
Selanjutnya, Jaga Wilayahnya diwujudkan melalui upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Sultra. Pengamanan mencakup jalur utama, kawasan perkotaan, wilayah kepulauan, pelabuhan, hingga sejumlah lokasi yang rawan kemacetan dan kecelakaan.
Nilai Jaga Lingkungannya diterapkan dengan menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib, aman, dan nyaman. Salah satu upayanya melalui penertiban kendaraan yang menimbulkan gangguan, termasuk penggunaan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, serta mengedukasi masyarakat agar menggunakan jalan secara tertib dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Jaga Persatuannya diwujudkan dengan menjadikan ruang lalu lintas sebagai tempat yang aman bagi seluruh masyarakat. Pelayanan kepada pengguna jalan dilakukan secara adil, humanis, dan tidak diskriminatif. Ditlantas juga memperkuat kemitraan dengan komunitas, pelajar, pengemudi, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
Adapun nilai Jaga Kepercayaannya menjadi komitmen personel untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi dalam memberikan pelayanan maupun melaksanakan penegakan hukum.
Melalui sosialisasi tersebut, Ditlantas Polda Sultra menekankan bahwa tugas Polantas tidak hanya berkaitan dengan pengaturan dan penegakan hukum lalu lintas. Personel juga memiliki tanggung jawab memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat sebagai pengguna jalan.
Semangat tersebut dirangkum dalam pesan “Jaga manusianya agar selamat, jaga jalannya agar tetap lancar, jaga lingkungannya agar nyaman, jaga kebersamaannya agar tetap kuat, dan jaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas.”
Tagline JAGA BUMI ANOA selanjutnya menjadi bagian dari penguatan karakter Polantas KARIB, yang merupakan akronim dari Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas.
Melalui penerapan nilai tersebut, personel Ditlantas Polda Sultra diharapkan mampu menghadirkan pelayanan lalu lintas yang profesional sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kehadiran Polantas di tengah masyarakat pun diharapkan tidak hanya terlihat saat melakukan pengaturan dan penegakan hukum, tetapi juga dirasakan melalui pelayanan, perlindungan, dan kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.
(AAA)