Mengabdi Melampaui Tugas, Tiga Polisi Inspiratif Sultra Raih Lantas Award 2026
Edukasi & Sosialisasi

Mengabdi Melampaui Tugas, Tiga Polisi Inspiratif Sultra Raih Lantas Award 2026

KENDARI — Pengabdian seorang polisi lalu lintas tidak selalu diukur dari seberapa banyak kendaraan yang diatur atau pelanggaran yang ditindak. Di balik tugas rutin tersebut, ada personel yang memilih melangkah lebih jauh dengan menghadirkan pelayanan, edukasi, dan inovasi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Semangat itulah yang menjadi bagian dari Lantas Award 2026 kategori Polisi Inspiratif yang diberikan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.

Tiga personel menerima penghargaan tersebut, yakni Ipda M. Armin, Aiptu M. Fitrah, dan Brigadir Ihsan Siddiq. Ketiganya memiliki cara berbeda dalam menjalankan pengabdian, namun sama-sama menghadirkan nilai tambah melalui tugas yang mereka jalankan.

Ipda M. Armin, Mendekatkan Pelayanan SIM ke Masyarakat Kepulauan

Ipda M. Armin, personel Sie SIM Ditlantas Polda Sultra, menerima penghargaan Polisi Inspiratif Polda.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Ipda M. Armin aktif mendukung program SIMPUL (SIM Masuk Pulau), sebuah inovasi pelayanan yang bertujuan mendekatkan akses pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada masyarakat di wilayah kepulauan.

Kehadiran pelayanan tersebut menjadi penting bagi masyarakat yang menghadapi kendala jarak dan akses geografis. Melalui pendekatan pelayanan langsung, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses administrasi, tetapi juga edukasi mengenai tata cara memperoleh SIM serta pentingnya memiliki legalitas dan kompetensi dalam berkendara.

Ipda M. Armin juga aktif dalam kegiatan coaching clinic sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proses dan persyaratan mendapatkan SIM.

Pengabdiannya menunjukkan bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Polisi tidak hanya menunggu masyarakat datang ke pusat pelayanan, tetapi berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan akses dan solusi.

Aiptu M. Fitrah, Menanamkan Keselamatan Sejak Dini

Penghargaan Polisi Inspiratif Wilayah Kepulauan diberikan kepada Aiptu M. Fitrah, Kanit Kamsel Satlantas Polres Baubau.

Aiptu M. Fitrah aktif memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, terutama pelajar dan lingkungan sekolah. Ia memandang bahwa budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas membutuhkan proses panjang serta harus ditanamkan sejak usia dini.

Selain memberikan pendidikan lalu lintas di sejumlah sekolah, Aiptu M. Fitrah juga aktif melatih Polisi Cilik (Pocil) Baubau.

Melalui pembinaan dan latihan yang dilakukan secara konsisten, Polisi Cilik Baubau berhasil meraih sejumlah piagam dan penghargaan.

Namun, capaian tersebut bukan sekadar persoalan prestasi. Program Polisi Cilik juga menjadi sarana untuk membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap keselamatan sejak usia sekolah.

Dari ruang pendidikan tersebut, pesan keselamatan diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan yang kemudian dibawa para pelajar dalam kehidupan sehari-hari.

Brigadir Ihsan Siddiq, Membawa Edukasi Keselamatan ke Ruang Digital

Sementara itu, penghargaan Polisi Inspiratif Wilayah Daratan diberikan kepada Brigadir Ihsan Siddiq, personel Satlantas Polres Kolaka Timur.

Di tengah perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi, Brigadir Ihsan memilih memanfaatkan ruang digital sebagai sarana menyampaikan edukasi keselamatan berlalu lintas.

Ia secara aktif membuat konten edukasi melalui kanal YouTube untuk menyampaikan pesan-pesan tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan media digital dalam mendukung pendidikan keselamatan. Pesan lalu lintas yang sebelumnya banyak disampaikan melalui kegiatan tatap muka kini dapat dikemas dalam bentuk konten digital yang bisa diakses masyarakat melalui perangkat mereka.

Pendekatan tersebut juga menunjukkan bahwa edukasi keselamatan dapat dilakukan melalui berbagai saluran, menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi.

Tiga Personel, Tiga Cara Mengabdi

Ipda M. Armin, Aiptu M. Fitrah, dan Brigadir Ihsan Siddiq memiliki ruang pengabdian yang berbeda.

Ipda M. Armin berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kepulauan. Aiptu M. Fitrah menanamkan kesadaran keselamatan kepada generasi muda melalui pendidikan, sementara Brigadir Ihsan Siddiq memanfaatkan ruang digital untuk memperluas jangkauan edukasi keselamatan.

Perbedaan pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa pengabdian personel lalu lintas dapat diwujudkan melalui berbagai cara.

Tugas Polantas tidak hanya berkaitan dengan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan penegakan hukum di jalan. Di dalamnya juga terdapat ruang untuk memberikan pelayanan, membangun kesadaran, melakukan inovasi, serta mengedukasi masyarakat.

Melalui Lantas Award 2026 kategori Polisi Inspiratif, Ditlantas Polda Sultra memberikan apresiasi terhadap upaya personel yang menjalankan peran tersebut melalui bidang pengabdian masing-masing.

Kisah ketiga personel tersebut sekaligus menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kepulauan, meluangkan waktu untuk mengedukasi pelajar, melatih Polisi Cilik, hingga membuat konten keselamatan di media digital merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas.

Sebab, pengabdian tidak hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

(AAA)

Berita Terkini Lainnya

Thumbnail
Edukasi & Sosialisasi
SIGAP ANOA Resmi Diluncurkan, Ditlantas Polda Sult...
6 hours from now
Thumbnail
Edukasi & Sosialisasi
HUT Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda Sultra Beri...
6 hours from now
Thumbnail
Edukasi & Sosialisasi
Kapolda Sultra Tekankan Polantas Harus Utamakan Ke...
17 hours ago
Thumbnail
Edukasi & Sosialisasi
Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Kapolda Sultra...
17 hours ago