KENDARI — Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara. Kali ini, jajaran Ditlantas membekali personel TNI-AD dengan pelatihan Safety Riding dan Safety Driving.
Pelatihan digelar di Mako Detasemen Polisi Militer XIV/3 Kendari, Rabu (2/9/2026), dengan melibatkan sebanyak 51 personel TNI-AD.
Kegiatan yang berlangsung selama lebih dari dua jam, mulai pukul 09.00 hingga 11.03 WITA, tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kesadaran personel dalam berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Pelatihan dilaksanakan berdasarkan Surat Nomor B/331/VIII/2026 tentang permohonan pemberian materi Safety Riding dan Safety Driving bagi personel TNI-AD. Kegiatan itu juga diarahkan untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan personel Korem 143/HO.
Tim instruktur Ditlantas Polda Sultra dipimpin Kasubdit Gakkum Kompol Martinus Sakti Griavinto, S.I.K., M.M. Sejumlah personel Ditlantas turut memberikan materi, di antaranya AKP Jonathan, S.H., M.H., Ipda Muh. Armin, S.H., M.M., Ipda I Putu Sukarmayasa, S.I.P., dan Aiptu Yonathan, S.I.P.
Pelatihan tidak hanya membahas aturan berlalu lintas. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya konsentrasi saat berkendara, etika mengemudi, serta prinsip dasar Safety Riding dan Safety Driving.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan etika pengemudi dan pengendara sepeda motor, pengenalan serta perawatan kendaraan, teknik keselamatan berkendara, hingga teknik pengereman yang tepat.
Para peserta juga diingatkan untuk selalu memperhitungkan potensi bahaya di jalan. Pengendara dituntut mampu berpikir jauh ke depan dan mengambil langkah antisipasi sebelum risiko terjadi.
Kehadiran Danden POM XIV/3 Kendari, Wadanden POM, Mayor Edi Kusuma selaku Pasi Intel Kodim 1417 Kendari, personel Korem 143/HO, serta para Babinsa turut menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan Polri dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.
Ditlantas Polda Sultra menekankan bahwa keselamatan di jalan bukan semata-mata persoalan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menyangkut kompetensi, kedisiplinan, profesionalisme, serta kepedulian terhadap keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Melalui pelatihan tersebut, personel TNI-AD diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas maupun tugas operasional sehari-hari.
Selain menekan angka kecelakaan, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergitas TNI-Polri dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Sulawesi Tenggara.
(AAA)